Pada suatu masa, hiduplah seorang lelaki yang memiliki sawah yang penuh dengan jarum.
suatu hari, Tuhan mengunjunginya dan berkata " wahai, kainku sobek dan aku harus menambalnya sebelum ia pergi ke ruang suci. dapatkah engkau memberi ku sebuah jarum?"
Namun, ia tak memberinya jarum, ia malah menceramahinya tentang memberi dan menerima untuk menjaga anak nya sebelum ia ke ruang suci.
( NYANYIAN JIWA, KAHLIL GIBRAN )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar